link menu

Saturday, November 9, 2013

Tertulis untuk Mengingat

Tertulis untuk mengingat,
"..di Dunia ini hanya ada kawan, musuh dan orang tidak jelas statusnya, engkau adalah teman seperti yang digambarkan AlQur'an..." Kalimat ini ku dapati darinya 4 tahun yang lalu.
Saya selalu senang ketika diskusi kembali dengan kawan yang satu ini. Dia yang pernah menjadi kawan baik dan pernah saya benci pulak :D

Sepetinya saya tarik kembali kata-kata saya yang dulu pernah saya sampaikan kepadanya “Saya ingin denganmu itu jauh sejauh-jauhnya jarak”. Kebencian saat itu, entahlah sampai sebegitunya :D
Alasannya adalah dia tidak pernah mengatakan “Maaf” dan “Terimakasih”.

1 Tahun lebih kita bermasalah(Tercatat dalam buku harian sejak Rabu, 15 Feb 2012), masalahnya seperti beres namun tak pernah beres. Buktinya dia merasa tidak tenang,, haha.. padahal saya baik-baik saja (sudah memaafkan)

"Ungkapan maaf tak kan lagi mempan saat benteng kebencian menjadi tameng, satu-satunya cara membungkam adalah perbaikan sikap dan tindak sekalipun itu sulit mengobati hati yang terlanjur luka. Tiada lagi harap selain pembuka jalan keterbukaan an kepahaman yang melahir jiwa negarawan dan kuyakin itu kan kau miliki, kawan" 23 okt 2013; 00:25>>pesan diterima

Kemarin malam, 8 November 2013;18:59 @bareti UPI kita berteman kembali, yee selamat .. :D (Memang selama ini?? haha..)
Terimakasih untuk meyakinkan kebenaran, terimakasih untuk akhirnya mengerti, terimakasih menjawab kegalauan, kebimbangan, kekesalan, keraguan 1 tahun lebih ini di sini. Jawaban ini tak didapati dimanapun, atau karena saya hanya ingin mendengarkan jawaban ini darimu, sehingga kembali seperti sedia kala, ya sepertinya :)

Good Luck "Sampai jumpa di puncak kejayaan,kawan :)"



Share on :

No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar, terimakasih telah berkunjung :)