link menu

Saturday, February 9, 2013

KarenaMu aku mengenalnya


06 Februari 2011 Itulah awal mula ku mengenalnya, belum lama memang.
Saat itu belum ku ketahui siapa-siapa diantara mereka, kecuali 1 orang, semuanya asing.
Senyum, ramah, malu yang bermuka masam pun ada disana.
Lucu sekali jika kubayangkan kembali masa-masa itu.

Ini lah potret kami
Para utusan dari berbagai penjuru dunia. :D

kiri: Saya, mba Umi, teh Irma, Laeli, teh Ninda, teh Asih. Teh Tatik ngga ada.
Inilah kami utusan dari berbagai penjuru dunia


13 Februari 2011
Terbentuklah sebuah nama "Raito Yagami". Perjalanan kami cukup menyenangkan, beberapa karakter ada disini,,
Senang bisa mengenal mereka, salah satu kebahagiaan dalam hidupku dipertemukan dengan mereka,,
Sama mba Umi

ini dia si mata 4 Teh Tatik with Teh Irma, lucu-lucu ya kalian :D
Ada banyak cerita bersama mereka, luarbiasa.
Sepenggal kisah perjalan ini, belum lama dan masih puanjang.
Semoga Allah meridhoi persahabatan kita. 
Membimbing kita sampai kelak bersama-sama pula memasuki surgaNya.
Ya,, Surga Firdaus, bukankah itulah rumah/persinggahan terakhir yang kita harapkan??

Januari 2013 Nama berganti menajdi "Battar" semoga senantiasa diberikan keberkahan sama Allah.
Makin kokoh persaudaraannya, aamiin.

Karikatur kami :)

Ya Allah…
Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta padaMu,
telah berjumpa dalam taat padaMu,
telah bersatu dalam dakwah padaMu,
telah berpadu dalam membela syari’atMu.
Karena itu ya Allah, kukuhkanlah ikatannya,
kekalkanlah cintanya. tunjukilah jalan-jalannya,
penuhilah hati-hati ini dengan nur cahayaMu yang tiada pernah pudar,
lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepadaMu dan keindahan
bertawakkal kepadaMu,
nyalakanlah hati kami dengan berma’rifat padaMu,
matikanlah kami dalam syahid di jalanMu.
Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Aamiin.

Sampaikanlah kesejahteraan, ya Allah, pada junjungan kami, Muhammad, keluarga dan sahabat-sahabatnya dan limpahkanlah kepada mereka keselamatan.












Mia Ira Antika
Cilimus, 09 Februari 2013;18.23
Share on :