link menu

Saturday, January 18, 2014

I miss you so much teh Rani

Juli 2006 saya mulai tinggal di kota Garut. Bermula diterimanya saya di salah satu sekolah negeri di kota Garut, SMK Negeri 1 Garut. Saya tinggal bersama kaka sepupu saya,  karena pelantaranyalah saya  mengenal kawan-kawan yang sangat luar biasa dalam hidup saya. Ada yang ingin saya ceritakan, tentang dia, tentang persahabatan itu. Dialah perempuan cantik yang sampai saat ini selalu kurindukan. Rani Andriani, saat itu  ia sedang menduduki bangku sekolah SMA kelas 3 di salah satu sekolah negeri di kota Garut. Ini lah awal mula saya mengenalnya. Ia tinggal serumah bersama kami saat itu. Singakat hanya 1 tahun saya bersamanya. Waktu yang singkat itu telah memberi arti seakan separuh hidupku kuhabiskan dengannya, mungkin inilah yang dinamakan kenikmatan dalam persahabatan. Sosok wanita cantik, nan sholehah, ia periang dan selalu membantu. Ia yang mengenalkanku berislam, ia yang setiap malam sebelum tidur selalu menceritakan kisah-kisah keteladan seorang pejuang islam, ia yang mengajariku wajibnya berjilbab, ia yang selalu mendengarkan segala ceritaku, ia yang selalu membuatku tertawa, pun ia yang selalu membuatku menangis ia yang takkan pernah tergantikan. Sungguh merindunya. Merindu untuk memanggilmu "Teh Rani". 

"Bersyukur pernah mengenalmu teh Rani, dalam do'a kutitipkan segala kerinduaku. Semoga Allah senantiasa mencintaimu, melindungimu dimanapun engkau berada, serta mengembalikanmu seperti dulu.  Kelak semoga Allah mempersatukan kita di surgaNya. Firdaus itulah cita-cita kita, masih ingatkah? I miss you so much teh Rani"

***
Untukmu Teman [Brother]

Di sini kita pernah bertemu
Mencari warna seindah pelangi 
Ketika kau menghulurkan tanganmu
 Membawaku ke daerah yang baru 
Dan hidupku kini ceria
Kini dengarkanlah 
Dendangan lagu tanda ikatanku 
Kepadamu teman 
Agar ikatan ukhuwah kan 
Bersimpul padu
Kenangan bersamamu 
Takkan ku lupa 
Walau badai datang melanda 
Walau bercerai jasad dan nyawa
Mengapa kita ditemukan
 Dan akhirnya kita dipisahkan 
Munkinkah menguji kesetiaan 
Kejujuran dan kemanisan iman
 Tuhan berikan daku kekuatan
Mungkinkah kita terlupa 
Tuhan ada janjinya 
Bertemu berpisah kita
 Ada rahmat dan kasihnya 
Andai ini ujian 
Terangilah kamar kesabaran
 Pergilah derita hadirlah cahaya


Share on :

No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar, terimakasih telah berkunjung :)