link menu

Saturday, March 22, 2014

Umpama Sebuah Kado


Aku bersyukur menjadi seseorang yang tahu saat ini. 
Bersyukur telah tersadar dari ketidak tahuanku, tersadar dari segala angan dan harapku, aku bersyukur..
Umpama ini adalah sebuah kado dariMu, maka aku bahagia menerimanya ya Allah.
Alhamdulillah..


Mia Ira Antika
Puncak ledeng; 22 Maret 2014 ; 16:45

Thursday, March 13, 2014

Tak mudah untuk sama

Sebuah rubik amat sulit untuk dibuat rapi. Menyamakan warna di keempat sisi yang berbeda, nyatanya tak semudah mengatakan cinta atau menjawab soal-soal ujian, sebab ketika satu warna kita susun dalam deret yang serupa, warna lain membentuk berantak nan sarat acak di ketiga sisi yang lainnya.
Akan sama halnya dengan kita. Tak mudah untuk sama. Sekalipun dalam kotak/wadah yang sama.

Wednesday, March 12, 2014

Move On


Langkah demi langkah kuayun magfirah 
Rasa penyesalan mengusik perasaan 
Disini keheningan aku rindukan kesempurnaan 
Walaupun seluas membentang 
Kesalahan yang telah kulakukan 
Tuhanku janganlah kau biarkan aku 
Tersiksa jiwa tanpa pengampunanmu 
Tuhanku janganlah kau biarkan aku 
Terasa hampa tanpa curahan rahmatMu 
Walaupun hanya sesaat waktu yang kau beri 
Ku ingin akhir jalan hidupku jalan yang Engkau RIDHOI.

Mia Ira Antika
Puncak Ledeng; 12 Maret 2014; 17:50

Tuesday, February 25, 2014

Dakwah adalah Cinta

Memang seperti itu dakwah. Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu. Berjalan, duduk, dan tidurmu. Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. Tentang umat yg kau cintai.

Lagi-lagi memang seperti itu. Dakwah. Menyedot saripati energimu. Sampai tulang belulangmu. Sampai daging terakhir yg menempel di tubuh rentamu. Tubuh yg luluh lantak diseret-seret. Tubuh yang hancur lebur dipaksa berlari.

Thursday, February 13, 2014

Banyak yang belum ku selesaikan dan ku tunaikan. Selesaikan dulu!! Tunaikan dulu!!

Mia Ira Antika;
Garut; 13 Februari 2014; 23:34

Naha Salah

Ini lagu yang terus di puter-puter disekre KCB, katanya lagu lama tapi baru denger di sini.
Enak didengar, asli :D
Sampe sekarang masih diputer-puter nih.
Ini saya tulis lirik lagunya. Kalau mau denger, download sendiri lagunya.

Monday, February 10, 2014

Rating Scale

Rating Scale adalah alat pengumpul data yang digunakan dalam observasi untuk menjelaskan, menggolongkan, menilai individu atau situasi.
Rating Scale adalah alat pengumpul data yang berupa suatu daftar yang berisi ciri-ciri tingkah laku/sifat yang harus dicatat secara bertingkat. 
Rating Scale merupakan sebuah daftar yang menyajikan sejumlah sifat atau sikap sebagai butir-butir atau item. 

Dari beberapa pendapat tersebut, dapat disimpulkan pengertian Rating Scale adalah salah satu alat untuk memperoleh data yang berupa suatu daftar yang berisi tentang sfat/ciri-ciri tingkah laku yang ingin diselidiki yang harus dicatat secara bertingkat.

Instrumen Penelitian

Pengertian
Pada prinsipnya meneliti adalah melakukan pengukuran, maka harus ada alat ukur yang baik. Alat ukur dalam penelitian disebut instrumen penelitian. Jadi instrumen penelitian adalah suatu alat yang digunakan mengukur fenomena-fenomena alam maupun sosial yang diamati. Secara spesifik fenomena disebut variabel.

Jumlah instrumen penelitian tergantung pada jumlah variabel penelitian yang telah ditetapkan untuk diteliti. Misalnya akan meneliti “Pengaruh Kepemimpinan dan Iklim Kerja Sekolah terhadap Prestasi Belajar Anak”. Dalam hal ada 3 instrumen yang perlu dibuat yaitu:

Friday, February 7, 2014

Ini Tentang Surga

Diskusi menarik di pagi hari itu. Tak terencana akan ngobrol sejauh ini, alhamdulillah banyak yang didapatkan.
Hal yang menarik ketika ada pertanyaan ini, "Andai kematianmu 1 jam lagi dari sekarang, optimiskah kamu masuk surga?". Pertanyaan sederhana namun jujur saya sulit menjawabnya. 
Saya tidak optimis masuk surga tapi saya tidak mau masuk neraka itu jawaban sepintas dalam pikirku.

***
Para sahabat Rasulullah dahulu, mereka percaya diri bahwasanya mereka akan masuk surga dengan melayakan dirinya untuk memasukinya. Mereka berjuang di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka. Mereka meyakini setelah kematiannya mereka akan memasuki surga.

Berbeda saat ini, banyak yang ingin memasuki surga tetapi kebanyakan tidak percaya diri akan memasukinya, ini karena kebanyakan dari kita sadar diri bahwa diri masih belum layak memasuki  surga.

Tuesday, February 4, 2014

Akan berbeda orang yang mempunyai cita-cita dan tidak. 
dan Saya orang yang mempunyai cita-cita.




Mia Ira Antika
Puncak Ledeng; 04 Februari 2014; 04:12