Friday, December 27, 2013
Friday, December 6, 2013
Keyakinan

Ketenangan jiwa dan ketenteraman hati di kehidupan dunia ini hanya dapat diraih ketika seorang hamba mengimani qadha’ dan taqdir Allah Swt. Keyakinan yang mengajarkan bahwa segala sesuatu terjadi dan tunduk pada kehendak Allah Swt.
Walaupun semua manusia berkumpul dan bersepakat
untuk menimpakan suatu kemudharatan kepada seseorang, niscayaa mereka tidak akan mampu melakukannya kecuali yang telah ditetapkan oleh Allah Swt, sebaliknya mereka juga tidak akan mampu memberikan suatu kemanfaatan kepada orang lain tanpa kehendak Allah Swt.
Wednesday, November 27, 2013
Kepribadian Islam
Sering Ngalamin kayak gini????
Cepet panik
Pemalu dan Kurang PD
Pemarah
Ga Sabaran
Inikah anggapan orang
tentang kita????
tentang kita????
§Sombong
§ Ja-im
§ Egois
§ Kurang Empati
§ Sok Tahu
§ Tukang Ngatur
Kenapa orang sering ngalamin masalah-masalah yg tadi????
KEPRIBADIAN SAYA CEM MANA???
Saat ini orang islam telah hilang kepribadianya. Padahal kepribadian ini lah hal yang penting yang harus dimiliki oleh setiap orang Islam.
Kepribadian itu bukanlah bawaan tetapi sesuatu yang dibentuk dan diupayakan.
Kepribadian itu bukanlah bawaan tetapi sesuatu yang dibentuk dan diupayakan.
Kepribadian atau syaksiyah merupakan sebuat kolaborasi antara pola fikir dan pola sikap. Ketika keduanya selaras maka akan membentuk sebuah kepribadan unik.
Kepribadian Islam / Syaksiyah islam berarti terjadi keselarasan antara pola fikir dengan pola sikap yang berdasarkan aturan islam.
Ketika orang islam memiliki pola fikir islam namun tidak selaras dengan pola sikap maka kepribadian islam itu belum tumbuh di setiap diri orang islam itu.
Saya fikir kepriadian ini berkaitan erat dengan iman, orang yang beriman pasti ia memiliki kepribadian islam, setiap pola fikir akan terlahir menjadi sebuah sikap.
Ternyata pola fikir islam saja tidak cukup ya?
Yuk sama" kita selaraskan pola sikap kita dengan pola fikir yang berdasarkan kebenaran, Islam.
Ketika seorang muslim, ia tidak mempunyai kepribadian islam, maka ia akan cenderung sombong, merasa benar sendiri dengan pola fikir islam yang ia punya. Efek bagi yang lainnya pun beda, karena bagaimana kita bisa mentransferkan pola fikir kita jika itu tak menjadi pola sikap bagi kita sendiri.
Karena Islam itu bukan hanya pola fikir saja....
Kita sama" upayakan agar menjadi muslim yang memiliki kepribadian islam, menyelaraskan pola fikir dan pola sikap yang berstandarkan kebenaran yang mutlak, dari Alloh.
Kita sama" upayakan agar menjadi muslim yang memiliki kepribadian islam, menyelaraskan pola fikir dan pola sikap yang berstandarkan kebenaran yang mutlak, dari Alloh.
Mia Ira Antika
Puncak ledeng; 27 Desember 2013; 04:30
Sunday, November 24, 2013
Rasa dan Wanita
Sedikit berbagi di pagi ini,, :)
Sehabis semalaman ngobrol ngarel ngindul(re: dari selatan ke utara)
“ketika kita tidak disibukan dengan urusan Allah dan Rasulnya maka dia akan disibukan dengan urusan rasanya”--Engga
Menarik sekali pernyataan tersebut (Karena memang sebenarnya dari awalnya ada obrolan) hanya saja saya tidak akan saya share semua disini :D
Benar ujian manusia di dunia ini tuh 1, berawal dari rasa.
Rasa takut, bahagia, sedih, khawatir, cinta, benci, prasangkaan, malas, dsb.
Bagaimana seandainya tidak mampu mengendalikan itu semua wah bisa fatal ya,,
Saturday, November 23, 2013
Benarkah cinta anda adalah cinta sejati?
Makna ‘Cinta Sejati’ terus dicari dan digali. Manusia dari zaman ke zaman seakan tidak pernah bosan membicarakannya. Sebenarnya? apa itu ‘Cinta Sejati’ dan bagaimana pandangan Islam terhadapnya?
Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga terlimpahkan kepada nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.
Pada kesempatan ini, saya ingin mengajak saudara untuk sedikit menyelami: apa itu cinta? Adakah cinta sejati dan cinta suci? Dan cinta model apa yang selama ini menghiasi hati anda?
Friday, November 22, 2013
Keimanan
Iman, kata yang sudah
tak asing lagi didengar. Pemaknaan yang kini sudah hampir bias dan jauh sekali
dari esensinya. Kini iman hanya sebatas dimulut saja padahal kita ketahui sejak
kecil dulu bahwa iman merupakan sebuah keyakinan yang tumbuh di hati, diucapkna
dengan lisan dan ditunaikan dengan langkah.
Bahasan kali ini,
terinspirasi dari bahasan guru ngaji saya tadi malam. Iya bertanya “Seperti
apakah orang yang beriman itu?” ,“Orang
yang beriman itu adalah orang yang tidak ragu” itu jawab saya ada pula yang
menjawab “Orang yang berimasn itu pasti
ada langkah sebagai wujud ia beriman” dan jawaban-jawaban lainnya.
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang
percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu
dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah.
Mereka itulah orang-orang yang benar.” QS. Al
Hujuraat: 15
Wednesday, November 20, 2013
Cinta
Cinta itu bukanlah satu hal yang hina, cinta itu anugerah, beruntung yang dihatinya merasakan cinta.
Cinta itu bukan nafsu, cinta itu tumbuh tidak sementara tapi beralasan.
Cinta itu pasti ada keinginan untuk memiliki.
Cinta itu suatu hal yang maknanya begitu tinggi. Rasa yang tak sembarangan orang memilikinya.
Beruntunglah mereka yang mempunyai cinta. Cinta kepada Tuhannya, anaknya, orangtuanya, pasangannya, sekitar dan alam.
Rasanya sekalipun diungkapkan/di uraikan dengan kata-kata kalimat cinta itu tak bisa dijelaskan dengan hal apapun. Pada intinya ketika kita mendapatkan cinta Allah, maka kita akan mendapatkan KeridhoanNya.
Cinta itu bukan nafsu, cinta itu tumbuh tidak sementara tapi beralasan.
Cinta itu pasti ada keinginan untuk memiliki.
Cinta itu suatu hal yang maknanya begitu tinggi. Rasa yang tak sembarangan orang memilikinya.
Beruntunglah mereka yang mempunyai cinta. Cinta kepada Tuhannya, anaknya, orangtuanya, pasangannya, sekitar dan alam.
Rasanya sekalipun diungkapkan/di uraikan dengan kata-kata kalimat cinta itu tak bisa dijelaskan dengan hal apapun. Pada intinya ketika kita mendapatkan cinta Allah, maka kita akan mendapatkan KeridhoanNya.
Hidup Bermanfaat yes!!
Menjadi
manusia yang bermanfaat untuk diri dan sekitar itu adalah hal yang ingin saya
lakukan. Belajar melatih diri untuk siap menjadi manusia yang bermanfaat kapanpun
dan dimanapun berada, kemanfaatan yang berstandarkan ridha Allah tentunya. Ketika
saya mendapatkan ilmu pada sebuah forum minggu lalu, mengingatkan kembali akan hakikat
hidup di dunia. Satu hal yang memang selalu saya lupakan akan kehidupan
akhirat, yang menjadikan saya lalai dalam menjalani hidup di dunia ini. Bahwa
kehidupan di dunia ini hanyalah sementara, singkat sekali. Bagaimana cara kita mengisi/
memanfaatkan waktu yang singkat itu. Bukan waktunya egois dan mementingkan rasa
serta mementingkan sendiri lagi. Karena saya mempunyai tugas, tugas yang tuhan
percayakan pada saya menjadi hambaNya dan khalifah di muka bumi ini.
Saturday, November 9, 2013
Tertulis untuk Mengingat
Tertulis untuk mengingat,
"..di Dunia ini hanya ada kawan, musuh dan orang tidak jelas statusnya, engkau adalah teman seperti yang digambarkan AlQur'an..." Kalimat ini ku dapati darinya 4 tahun yang lalu.
Saya selalu senang ketika diskusi kembali dengan kawan yang satu ini. Dia yang pernah menjadi kawan baik dan pernah saya benci pulak :D"..di Dunia ini hanya ada kawan, musuh dan orang tidak jelas statusnya, engkau adalah teman seperti yang digambarkan AlQur'an..." Kalimat ini ku dapati darinya 4 tahun yang lalu.
Sepetinya saya tarik kembali kata-kata saya yang dulu pernah saya sampaikan kepadanya “Saya ingin denganmu itu jauh sejauh-jauhnya jarak”. Kebencian saat itu, entahlah sampai sebegitunya :D
Alasannya adalah dia tidak pernah mengatakan “Maaf” dan “Terimakasih”.
1 Tahun lebih kita bermasalah(Tercatat dalam buku harian sejak Rabu, 15 Feb 2012), masalahnya seperti beres namun tak pernah beres. Buktinya dia merasa tidak tenang,, haha.. padahal saya baik-baik saja (sudah memaafkan)
Saturday, November 2, 2013
Ini Tentang Syukur
Ini tentang syukur, tentang bentuk terimakasih kita atas kemurahan Nya memberi berjuta nikmat di hari-hari kita.
Untuk perjalan hidup kita, untuk cintaNya memelihara kita, untuk kesempatan dan waktu yang sering terlupa.
Untuk nikmat Iman yang masih Ia anugerahkan walau sering kita balas dengan kelalaian.
Untuk nikmat Islam, untuk nikmat kekeluargaan, nikmat persaudaraan, nikmat kecukupan rezki, nikmat ilmu yang bermanfaat, nikmat cinta, dan beribu nikmat lainnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)


